Minyak Atsiri di Indonesia

Minyak Atsiri di Indonesia – Potensi indonesia sangat besar untuk tanaman atsiri yang tersebar dengan 40 jenis tanaman yang tumbuh Contoh Minyak Atsiri seperti cengkeh, jahe, pala, kenanga, serai wangi, nilam dan akar wangi. Dari sekian banyak tanaman yang ada baru 12 jenis tanaman bisa diolah untuk diekspor. Ada banyak sekali bahan baku minyak sekitar 80 jenis yang digunakan di seluruh dunia.

Sejarah Minyak Atsiri Di Indonesia
Sejarah Minyak Atsiri Di Indonesia

Bukan hanya mengekspor indonesia juga membeli beberapa banhan minyak atsiri yang tidak bisa tumbuh di indonesia, pada tahun kemarin 2019 nilai impor Minyak Atsiri di Indonesia sampai 1,625 ton dengan nilai US$ 7, juta.

Potensi Indonesia Sebagai Sumber Atsiri

1. Nilam (patchouli)

Nilam atau patchouli (Pogostemon cablin) asal mula nama patchouli berasal dari tamil yang mempunyai arti hijau, ellai yang mempunyai arti daun. Dinamakan pacthouli karena minyaknya yang disuling dari daun, oleh karena itu banyak yang menyebut tanaman nilam dengan patchouli berasal dari gabungan dua kata.

tanaman nilam
tanaman nilam

Tanaman nilam mempunyai tinggi sampai 100 cm, patchouli sangat cocok di tempat teduh jauh akan sinar matahari, lembab dan hanyat. Jangan sampai tanaman nilam kekurangan air. Untuk bunga nilam sangat beraroma kuat, mempunyai biji kecil. Jika ingin memperbanyak tanaman ini bisa menggunakan stek. komponen utama adalah patchouli. Banyak industri menggunakan minyak nilam untuk bahan parfum, aroma terapi dan agar tidak stres.

2. Akar wangi (Vetiver)

Akar wangi dari namanya saja sudah diketahui tanaman yang mempunyai nama ilmiah (vetiver zizanioides) sejenis rerumputan yang, akarnya yang bisa kita manfaatkan untuk menghasilkan minyak akar wangi.

tanaman akar wangi
tanaman akar wangi

Masih mempunyai kemiripan dengan alang-alang dan serai dengan fisiknya yang sama, bisa digunakan juga untuk mengantisipasi longsor dilereng bukit karena akarnya yang kuat untuk menahan.

3. Sereh wangi (citronella)

Serai wangi (Cymbopogon nardus. L) merupakan salah satu jenis minyak atsiri, merupakan proses dari hasil penyulingan menghasilkan minyak serai wangi dalam perdagangan sudah dikenal dengan nama Citronella Oil.

tnaman sereh wangi
tnaman sereh wangi

Dan di pasar international biasa dikenal dengan nama “Citronella Oil of Java”

4. Cengkeh (Clove)

tanaman cengkeh
tanaman cengkeh

Minyak cengkeh mempunyai kandungan 21,3% dengan kadar eugenol 78-95%, tangkai atau gagang bunga mencapai 6% mempunyai kadar eugenol 89-95%, daun cengkeh sendiri mempunyai kadar 2-3% kadar eugenol 80-85% kadar paling banyak adalah eugenol sangat bermanfaat untuk dibuat vanilin, eugenil asetat, eugenil dll.

5. Pala (Nutmeg)

Nutmeg essential oil (minyak esensial pala) diperoleh dari hasil penyulingan biji pala yang kering sudah matang. Tanaman pala berasal dari maluku sering dikenal dengan kepulauan rempah-rempah, selain di indonesia, malaysia dan sri lanka.

tanaman pala
tanaman pala

Sudah digunakan sejak dari dulu di india untuk mengobati masalah usus, dan di mesir di gunakan untuk pembalseman orang meninggal. Dan di kerajaan inggris sudah digunakan untuk melawan wabah oleh karene ini menjadikan harganya mahal. Manfaat Minyak Atsiri pala digunakan untuk mengobati demam, pernapasan, produk gigi, pewarna abadi dan untuk campuran sabun lilin.

6. Jahe (Ginger)

Tanaman jahe sudah dikenal dan banyak digunakan di negara kita, merupakan salah satu rempah-rempah yang penting. Banyak di pakai untuk bumbu masakan, pemberi aroma dan rasa, kue, biscuit, kembang gula dan berbagai minuman lain. Digunakan untuk industri jamu tradisional dan industri obat. Karena sifat yang memberikan rasa hangat di tubuh jahe digunakan untuk minuman sekoteng, sirup dan bandrek.

tanaman jahe
tanaman jahe

Jahe tergolong tanaman herbal, mencapai ketinggian sampai 40-100 cm bisa bertahun umurnya. Akarnya sering disebut rimpang jahe berbau harum dan berasa pedas. Rimpang bercabang tak teratur, berserat kasar, menjalar mendatar. Bagian dalam berwarna kuning pucat. Bunganya terdiri dari tandan bunga yang berbentuk kerucut dengan kelopak berwarna putih kekuningan. Batangnya berupa batang semu yang tersusun dari helaian daun yang pipih memanjang dengan ujung lancip.

7. Cendana (Sandalwood)

Cendana (Santalum album) atau Sandalwood (sebagian juga menyebutnya indian sandalwood) banyak dikenal dengan nama pohon cendana dijumpai di pohon tropis. Karena keharuman kayunya pohon cendana banyak dibudidayakan dan juga bisa digunakan untuk pengobatan.

tanaman cendana
tanaman cendana

Umurnya yang panjang dan hanya bisa dipanen untuk umur 40 tahun. Mempunyai tinggi 4-9 meter umur pohon bisa sampai ratusan tahun.banyak digunakan untuk kerajinan tangan, rempah-rempah, sebagai parfum dan juga obat herbal. Dimanfaatkan untuk pengobatan seperti jantung, demam, penyakit kulit, liver dan infeksi saluran kencing

Minyak Atsiri di Indonesia

Minyak Atsiri di Indonesia disebut juga minyak eteris . minyak terbang atau essentialoil . adalah minyak yang mudah menguap dan terdapat dalam tumbuh -tumbuhan. minyak ini dipergunakan sebagai bahan baku dalam berbagai industri, misalnya’ industri parfum. kosmetik. farmasi. esense. Digunakan untuk zat pengikat bau (fixative) didalam parfum, seperti minyak cendana, minyak akar wangi dan minyak nilam.untuk rempah-rempah digunakan untuk perasa bahan (flavoring agent) antara lain minyak lada, minyak cengkeh, minyak kayu manis minyak ketumbar dan minyak jahe. Yang dilakukan untuk mendapatkan minyak atsiri sudah dikenal dengan cara penyulingan atau destilasi kepada tanaman penghasil minyak. Cara Membuat Minyak Atsiri Dilakukan penyulingan untuk memisahkan komponen beberapa jenis cairan atau lebih yang berdasar dari titik uapnya hanyak dilakukan kepada minyak atsiri yang tidak larut dalam air.

Proses Produksi Minyak Atsiri

proses minyak atsiri
proses minyak atsiri

Berikut proses pembuatan minyak atsiri destilasi/penyulingan dapat dilakukan dengan 3 cara, antara lain :

  • Penyulingan dengan sistem rebus (Water Distillation)
  • Penyulingan dengan air dan uap (Water and Steam Distillation)
  • Penyulingan dengan uap langsung (Direct Steam Distillation)

Berikut adalah produk essential oil yang bisa di penyulingan :

  • Patchouli Oil Sumatra
  • Patchouli Oil Indonesia
  • Nutmeg Oil Indonesia
  • Essential Oils Indonesia
  • Ginger Oil Indonesia
  • Clove Leaf Oil Indonesia
  • Citronella Oil Indonesia
  • Vetiver Oil Indonesia

Iklim Penjualan Domestik Minyak Atsiri Minyak atsiri dunia sangat dipengaruhi oleh Indonesia karena berperan penting untuk perdagangan atsiri dan aroma dunia. Dengan sumber bahan baku yang sangat melimpah indonesia menyediakan bahan baku essential oil sangat bagus dan berkualitas. Produk unggulan yang indonesia ada seperti sereh wangi, nilam, minyak pala, cengkeh, dan minyak masoi. Serta ginger oil merupakan produk minyak atsiri unggulan tambahan yang dimiliki indonesia. Perusahaan Minyak Atsiri di Indonesia

Iklim Penjualan Domestik Minyak Atsiri
Iklim Penjualan Domestik Minyak Atsiri

Terjadinya kasus pada tahun 1977 minyak atsiri indonesia menghasilkan jawaban terbentuknya IFEAT. di Nusa Dua Bali pada 29 September – 3 Oktober 2019, Presiden IFEAT, Alastair Hitchen menjawab pertanyaan wartawan saat dibali konferensi  tahunan  International Federation of Essential Oils and Aroma Trades (IFEAT) 2019 “ Dalam industri,  atsiri dan aroma itu tidak berkompetisi, tetapi saling melengkapi, menguatkan sehingga mampu mengisi kebutuhan akan minyak atsiri dan aroma serta menjaga keberlanjutan industri, “

Pertumbuhan Ekspor Import Minyak Atsiri di Indonesia

Indonesia sudah dilirik di pasar minyak atsiri dunia karena dengan produk unggulan seperti minyak cengkeh, minyak nilam, minyak pala, minyak masoi, minyak sereh wangi. “ Dari lima produk unggulan tersebut indo nesia unggul dalam ekspor, untuk minyak cengkeh saja ekspor 4-5 ton per tahun, minyak pala 500 ton, dan minyak 20 ton per tahun. Sampai saat ini potensi indonesia untuk ekspor minyak atsiri 600 juta dolar per tahun. Mesti tidak sebesar untuk potensial sawit dan tambah namun sangat potensial.

Perkembangan Harga Minyak Atsiri Domestik dan Ekspor

Bank Dunia memaparkan harga minyak mentah diperkirakan rata-rata US$66 per barel pada 2019 dan US$$65 per barel pada 2020. Pada 2018, rerata harga mencapai US$68,3 per barel. “Kami merevisi harga minyak ke bawah dari perkiraan Oktober 2018, karena prospek pertumbuhan global yang lebih lemah, dan produksi AS yang lebih besar dari perkiraan,” papar Bank Dunia. Setelah penurunan pada akhir 2018, harga minyak telah naik terus sejak awal 2019, karena OPEC dan mitra telah memangkas produksi. Pengurangan suplai terutama terjadi di Venezuela dan Iran. Namun, produksi minyak AS diperkirakan akan tetap kuat setelah melonjak pada 2018. Harga energi secara keseluruhan, yang juga mencakup gas alam dan batu bara, diperkirakan rata-rata 5,4% lebih rendah pada 2019 dibandingkan pada 2018. “Prospek harga komoditas sensitif terhadap risiko terkait kebijakan, terutama minyak,” kata Ayhan Kose, Direktur World Bank’s Prospects Group.

Jual Minyak Atsiri Harga pertanian diproyeksikan turun 2,6% tahun ini, tetapi rebound pada tahun 2020 karena produksi tanaman yang lebih rendah serta biaya energi dan pupuk yang lebih tinggi.

Peningkatan ketegangan perdagangan kemungkinan akan mendorong harga lebih rendah, tetapi biaya energi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mengangkat harga lebih dari yang diharapkan.

Berikut tabel rerata harga minyak dan proyeksinya menurut Bank Dunia

Tahun 2016 2017 2018 2019* 2020* 2021* 2022*
Harga (US$) per barel 42,8 52,8 68,3 66 65 65,5 66

*proyeksi Minyak Atsiri di Indonesia

SINKONA ATSIRI

We committed to bring added value to our customers with good services, high quality product and continuity supply guaranty.

KEEP IN TOUCH

Address : Jl. Raya Ciater – Subang Km. 171 Subang 41281, West Java – Indonesia

Phone : +62 (260) 470918

Fax : +62 (260) 470917

sales@sinkona-atsiri.com

One Reply to “Minyak Atsiri di Indonesia”

Komentar ditutup.